Puisi_Anak SD

Tersenyumlah! Selagi dunia memancarkan indahnya dan cita-cita melambaikan tangannya.

Buku pun Menangis

Tinggalkan komentar


buku tua

Bukankah bukumu yang tak jua kau sentuh

tak jadi bacaan indah di kala jelang fajarmu

tak jua di kala jelang senjamu saat jelang tidurmu

ia tak ubahnya hiasan mati dirak-rakan buku

berdebu tak lagi sempat kau baca

Bukankah bukumu hanya benda mati

meski tak kau baca tak juga merintih

mengharu biru dalam dekapan dingin malammu?

bukan. bukan itu yang dimaksud

Buku, andaikan ia bisa bicara

dalam seperti malamnya dalam doa

ia kan menengadah memohon padaNya

bahwa ia butuh tuk disentuh

butuh tuk dibaca

butuh tuk dipahami dan dimengerti

tapi kini……

semua beda kawan

buku tak ubahnya tumpukan sampah rumah para kecoa

vila yang hangat bagi serangga

tak hanya kecoa

kutu-kutu pun berpesta pora

mengunyah, melumat buku-buku nan usang

tercabik-cabik tak lagi bermakna….

Karya: M. Ali Amiruddin, Metro, 6-11-2014

Penulis: M. Ali Amiruddin

Orang pinggiran yang suka menulis apapun yang bisa ditulis. Ingin menjadikan setiap momen lebih bermakna bersama orang-orang terbaik dan teristimewa. Menjalani lembaran-lembaran kehidupan ini dengan keteguhan dan keyakinan serta semangat pengabdian pada Allah SWT dan nilai-nilai kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s