Puisi_Anak SD

Tersenyumlah! Selagi dunia memancarkan indahnya dan cita-cita melambaikan tangannya.

Buruh Tuhan

Tinggalkan komentar


Menolak dari hukum Tuhan tentulah aku

tatkala titah-titahnya wajibkan sujudku

menyembahMu kala gelap atau terangmu

ku menoleh ke belakang lupakan diriMu

Sungguh terlalu diriku

jadi buruh tak tahu malu

harap pahala tatkala sembahku

harap iba kala sedihku

gimana Tuhan tak mengutukku

jadi buruh tetap bernafsu

ingin rezeki bertumpuk terumbu

mengais-ngais harap lupakan waktuku

anehnya diriku sang buruh Tuhanku

harapkan surga kala bersimpuh

berlinang air mata munajat mengadu

Ya Tuhan….sunggu aku buruh tak tahu malu

Pemalu harap kekayaan semu

asal tak pasti berharap sang ratu

bertumpuk-tumpuk dalam singgahsana kelabu

padahal ia hanyalah menipu

Sadarkanlah aku yang selalu mengadu

tanpa melihat putaran waktu

waktu subuh hingga isya’kku

terlewat kelebat tak berbekas syahdu

MAA, 01-05-2015

Penulis: M. Ali Amiruddin

Orang pinggiran yang suka menulis apapun yang bisa ditulis. Ingin menjadikan setiap momen lebih bermakna bersama orang-orang terbaik dan teristimewa. Menjalani lembaran-lembaran kehidupan ini dengan keteguhan dan keyakinan serta semangat pengabdian pada Allah SWT dan nilai-nilai kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s